Terhubung

Senin, 01 Januari 2018

Nilai Teladan dari Orang Tua di Lingkungan Keluarga

Nilai Teladan dari Orang Tua di Lingkungan Keluarga ( Rumah )
Nilai-Teladan-Dari-Orang-Tua
Portal Kilat - Lingkungan keluarga adalah tempat belajar yang pertama dan utama. Hal tersebut karena semenjak lahir, lingkungan keluarga merupakan tempat pertama kalinya anak berkembang dan tumbuh sebelum mengenal dunia luar. Dalam proses itulah, peran orang tua sangat penting dalam membimbing anaknya agar nanti mampu bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Anak tidak hanya belajar di sekolah mengenai ilmu pengetahuan yang ditetapkan berdasarkan kurikulum namun harus belajar dari lingkungan keluarga. Orang tua adalah teladan bagi anaknya dan anak menjadi cerminan dari orang tua. Beberapa sikap dan perilaku yang dapat menjadi pembelajaran dan teladan bagi setiap anak dari orang tua, antara lain :
01. Kerja Keras.
Kerja artinya berusaha dan keras berarti bersungguh-sungguh. Jadi pengertian kerja keras adalah berusaha dengan bersungguh-sungguh untuk mencapai sebuah tujuan. Menjadi kewajiban bagi manusia untuk selalu bekerja keras, karena untuk mencapai suatu cita-cita atau tujuan, manusia harus bekerja terlebih dahulu. Sebagaimana yang dilakukan orang tua yaitu bekerja atau beraktivitas setiap harinya untuk keperluan keluarga. Seorang ayah ataupun ibu akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi anaknya.
02. Niat yang Ikhlas.
Niat menjadi pokok penting dalam segala usaha atau tindakan yang harus diperhatikan karena niat adalah landasan yang akan dilakukan. Niat dapat diartikan sebagai tujuan hati. Sebagus dan sebesar apapun amalan yang diperbuat apabila yang diniatkan karena untuk menarik simpati, maka amalan tersebut akan sia-sia. Dalam sebuah hadis Nabi Saw. bersabda : "Sesunguhnya setiap perbuatan itu tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang [akan di balas] berdasarkan apa yang diniatkan. Siapa yang hijrahnya karena ingin mendapatkan keridhaan Allah dan Rasul-nya. Dan siapa hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya akan bernilai sebagaimana yang diniatkan".
Keikhlasan dan niat orang tua juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Orang tua mengikhlaskan hidupnya untuk anaknya, memberikan fasilitas dan kebutuhan lainya sejak lahir tanpa mengharapkan imbalan.
03. Bersabar
Sabar adalah sikap untuk tetap menahan amarah dari cobaan yang dihadapi. Kesabaran orang tua adalah kesabaran yang paling besar, mereka terus merawat anak-anaknya dalam berbagai cobaan sendiri dan keluarga. Saat seorang anak dalam keadaan sakit ada orang tua yang selalu menjaga dan merawat. Tidak hanya dalam keadaan sakit, namun sejak saat di dalam kandungan, seorang ibu harus menahan sakit dan sulit beraktifitas. Semua yang dilakukan orang tua kepada kita dilakukan dengan penuh kesabaran, seandainya mereka tidak bersabar, mungkin mereka akan melakukan aborsi ataupun membuang anaknya karena tidak kuat dengan cobaan yang kita tanggungkan ke orang tua. Sudah dijelaskan di dalam Kitab Al-qur'an dan hadis bahwa setiap insan diberikan kebahagian dan kesusahan baik berupa suka dan duka, serta sehat dan sakit, hadapilah semuanya dengan penuh kesabaran karena sesungguhnya allah selalu bersama orang-orang yang sabar. Keutamaan bersabar salah satunya terdapat pada Surah An-Nahl ayat 96, yang berbunyi :
وَلَنَجْزِيَنَّ الَّذِينَ صَبَرُوا أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُون
Artinya : “Dan, sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan”. [An-Nahl : 96]
04. Gigih (Bersungguh-sungguh).
Kegigihan diperlukan agar tidak mudah putus asa dalam berusaha, memiliki keyakinan yang kuat sehingga menanamkan rasa percaya diri. Semua orang tua melakukan kegiatan dengan gigih. Ibu merawat anak, bapak bekerja dengan sungguh-sunguh. Bayangkan apabila orang bermalas-malasan pasti segala sesuatu tidak akan tercapai. Bagaimana kalau ibumu malas merawatmu waktu bayi, pasti kamu tidak akan merasakan ASI ibumu.
05. Rela Berkorban.
Orang tua selalu memberikan segala sesuatu yang dimilikinya, mulai dari tenaga, harta, atau pemikiran demi anaknya. Orang tua selalu ikhlas, sama sekali tidak mengharapkan imbalan. Banyak orang tua yang rela bekerja hingga larut malam demi menafkahi dan membiayai sekolah anaknya. Pengorbanan ibu kepada anaknya juga tidak dapat dihitung. Ibu mempertaruhkan nyawa dan raganya saat melahirkan.
06. Bersyukur.
Aborsi adalah salah satu kasus yang banyak terjadi di Indonesia. Ribuan bahkan jutaan janin tewas di bunuh orang tuanya sendiri. Anak-anak yatim piatu yang sudah kehilangan orang tuanya sejak lahir sehingga mereka tidak dapat bersama dan melihat orang tuanya. Oleh karena itulah, sebagai manusia yang telah diberi kesempatan hidup dan memiliki orang tua kita harus bersyukur kepada tuhan.
07. Sopan Santun (Tata Krama).
Sopan santun adalah budi pekerti yang baik (akhlakul karimah) yang harus ditanamkan dalam kepribadian generasi dalam berbagai aspek kehidupan. Sopan santun dapat diwujudkan dengan memenuhi adab berhias, berpakaian, dalam perjalanan, bertamu dan menerima tamu. Di lingkungan keluarga, kita sudah diajarkan sejak kecil bagaimana cara makan, minum, berbicara, dan sebagainya oleh orang tua. Dari hal yang terlihat mudah itulah kita berlatih.
08. Menghindari Perilaku Tercela.
Pada zaman sekarang banyak sekali anak yang berbuat tidak baik terhadap orang tuanya, seperti berkata kasar, meminta suatu barang berlebihan. Hal tersebut sangatlah tidak patut ditiru. Segala sesuatu yang diberikan orang tua baik usaha, semangat dan harta benda, seharusnya menjadi contoh untuk berbuat baik kepada orang lain. Apapun yang dilakukan orang tua, mengajarkan kepada kita untuk menghindari perilaku tercela seperti hasad, ria, diskriminasi dan aniaya.
09. Bertanggung Jawab.
Sudah menjadi tanggung jawab seorang ayah dalam menafkahi anak dan istrinya. Karena tanggung jawab tersebut, seorang ayah bagaimanapun kondisinya akan terus berusaha melaksanakan kewajibanya. Seorang ibu juga tidak hanya melahirkan, mereka selalu merawat dan mengasihi anaknya. ASI ( Air Susu Ibu) diberikan agar anaknya cepat tumbuh besar dan sehat adalah salah wujud dari rasa tanggung jawabnya terhadap hidup anaknya.
10. Kasih Sayang.
Allah Swt. adalah maha penyayang terhadap makhluknya. Tuhan tidak akan pernah memberi cobaan diatas kemampuan hambanya. Semua makhluk diberi rezeki, jodoh, dan kesenangan, itulah allah Swt. tidak pernah melantarkan apa yang dibuatnya. Manusia diberikan hati nurani untuk dapat merasakan apa yang dirasakan orang lain walaupun tidak sepenuhnya memahami. Orang tua juga memberikan kasih sayangnya melalui berbagai usaha yang terkadang tanpa dimengerti anak-anak mereka. Dengan kasih sayang orang tua, seorang anak dapat bertahan hidup, mereka selalu menjaga dan memelihara dengan penuh kasih sayang. Wujud kasih sayang yang diberikan ibu antara lain memberikan ASI (menyusui), menggendong, dan memandikan. Kasih sayang adalah rasa kemanusiaan yang harus diberikan kepada semua makhluk hidup seperti hewan ataupun orang tanpa melihat ras, agama, bahasa, dan perbedaan lainya. Bagi orang-orang yang tidak menggunakan hati nurani yang dimiliki, pasti akan tersesat. Sebagian contohnya adalah kejahatan genosida, pembunuhan dan perampokan.
11. Demokratis.
Di dalam keluarga tidak diperbolehkan merahasiakan masalah pribadi. Masalah yang menyangkut salah satu anggota keluarga adalah masalah bersama. Segala keputusan harus diselesaikan melalui musyawarah, tidak seenaknya sendiri mengambil keputusan.
12. Berbuat dan Berkata Jujur
Jujur artinya berkata apa adanya tanpa menutupi dan merahasiakan. Kejujuran menjadi bahan yang sangat penting untuk membangun hubungan sosial yang baik. Kepercayaan dapat diperoleh dari sebuah kejujuran. Orang yang cerdas namun tidak jujur dapat membuat mereka salah menggunakan kecerdasanya, seperti melakukan korupsi dan kolusi. Kejujuran orang tua dapat membuat anaknya mengikuti atau mencontoh, seperti tidak berbohong saat kekurangan uang (ekonomi) orang tua menjanjikan kepada anak yang menginginkan barang akan langsung dibelikan padahal belum pasti. Ingatlah kepercayaan orang terhadap diri pribadi individu adalah karena kejujuran.
13. Adil Terhadap Semua
Adil artinya searah dengan tanpa memihak. Orang tua memberikan sesuatu yang di sesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak, tidak mementingkan diri pribadi, sesibuk apapun mereka selalu berbagi waktu. Apabila tidak bisa bertemu tentu hanya anaklah yang dapat mereka rindukan.
14. Tasamuh (Toleransi)
Tasamuh adalah sikap untuk saling menghormati tanpa memandang perbedaan. Dalam sebuah keluarga terdapat kepala keluarga (ayah), ibu dan anak. Semua anggota dalam keluarga memiliki hak dan kewajiban masing-masing. Antara anggota harus saling menghormati dan menghargai supaya tidak terjadi perselisihan.

Nilai-Teladan.jpg

Uraian-uraian di atas menunjukan semua kebaikan orang tua terhadap anaknya. Sehingga sudah seharusnya sebagai anak harus taat dan patuh (berbakti) kepada orang tua selama orang tua tidak mengajak berbuat kufur. Berbakti tidak hanya saat orang tua masih hidup, namun setelah mereka pergi ke akhirat. Kita senantiasa berdoa, semoga Allah Swt. memberikan hidayah kepada kita hingga turunan terakhir supaya senantiasa berbakti kepada orang tua. Sesungguhnya perilaku seorang anak adalah wujud seberapa suksesnya orang tua. Apabila seorang anak memiliki akhlak yang buruk artinya orang tua tersebut telah gagal membimbingnya. Banyak sekali orang-orang yang berbudi luhur namun pada akhirnya keturunanya selalu bertolak belakang. Orang tuanya seorang ustad belum tentu anaknya menjadi ustad atau berbudi sama, karena itulah kasih sayang dan bimbingan harus selalu diberikan kepada anak. Bimbinganyapun tidak boleh sembarangan, jangan biarkan anak harus merasakan stres berat hanya karena peraturan yang tidak ia mengerti. Berikan alasan kepada si anak dan dengarkanlah apa yang diinginkan si anak. Sesuaikan peraturan supaya si anak tidak merasa di penjara. Bayangkan, betapa tersiksanya anak-anak ASPERGER yang selalu tersakiti oleh omongan ortu mereka hanya kesalahan yang tidak ia mengerti. Cobalah untuk saling mengerti antara anak dan orang tua, keduanya memiliki pemikiran yang berbeda namun harus saling menasehati apabila berakibat keburukan.

Terima kasih telah menyediakan waktu untuk membaca artikel ber- keyword :" Nilai Teladan Orang Tua, 14 sikap dan Perilaku yang wajib diteladani dari orang tua, Hal yang harus dipelajari dari Orang tua di rumah selain harus belajar di sekolah, Akhlakul Karimah Orang Tua ". Semoga menambah wawasan dan meningkatkan keimanan. Penulis berharap mampu menghadirkan artikel yang bermanfaat di kesempatan berikutnya. Atas perhatianya, saya meminta maaf apabila terdapat kesalahan penulisan yang menyinggung maupun kesamaan kalimat karena hal tersebut sama sekali tidak disengaja.

Terima Kasih Banyak.
Pekalongan, 2 Oktober 2017, Penulis : Farman.













Hey, we've just launched a new custom color Blogger template. You'll like it - https://t.co/quGl87I2PZ
Join Our Newsletter